Tampilkan postingan dengan label Materi lain IT. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Materi lain IT. Tampilkan semua postingan

Senin, 06 Oktober 2014

Kebutuhan Server ( Web Server )

Wah, udah lama ga ngeblog juga ya gua -__- , yaudah lah kali ini gua cuman pengen ngasih Kebutuhan Server ( Web Server ) yang awalnya cuman iseng"



IMPLEMENTASI DAN EVALUASI KEBUTUHAN SERVER

1.1 Kebutuhan Pengembangan Sistem
Pada tahap implementasi pengembangan sistem ini, penulis akan membuat Web Server. Yang membutuhkan perangkat keras (hardware), perangkat lunak (software), dan juga jaringan (networking) yang nantinya akan digunakan untuk mengirimkan majalah / magazine yang dapat di edarkan ke publik luas.
Dalam pemilihan spesifikasi mulai dari perangkat keras (hardware), perangkat lunak (software), dan jaringan (networking) penulis akan melakukan sebuah pertemuan antara kepala IT, dan Network Engineer pada hari yang sudah ditentukan.
Penulis juga akan mengambil satu dari beberapa vendor yang sudah mengajukan produknya ke PT. Saber Magazine dan akan dipertimbangkan untung dan ruginya dan nantinya akan dipilih satu vendor terbaik yang akan diajukan ke kepala divisi PT. Saber Magazine

1.2 Menentukan Jenis Komputer Server
Dalam menentukan sebuah spesifikasi perangkat keras (hardware) yang nantinya akan digunakan oleh PT. Saber Magazine penulis, dan teknisi jaringan di PT. Saber Magazine merencanakan untuk menggunakan komputer yang spesifikasinya lebih canggih, dan handal dalam beroperasi dibanding dengan komputer rakitan (built-up). Mengapa demikian ? Karena setiap harinya nanti akan berfungsi untuk mencetak, mengedit dan mengedarkan majalah.
Dan penulis sudah mengajukan ke kepala divisi PT. Saber Magazine untuk menggunakan komputer dengan spesifikasi handal dan canggih dan kepala Divisi PT. Saber Magazine menyetujui rencana yang telah si penulis buat.

1.3.1 Spesifikasi Perangkat Keras Untuk Server
Seperti yang sudah diketahui server sangatlah penting dalam lingkup teknologi yang sekarang sudah modern begitu juga server untuk PT. Saber Magazine yang memerlukan Web Server untuk mencetak, mengedit, dan mengedarkan majalah tersebut. Dan juga server yang nantinya dibuat dapat melayani clientnya.
Untuk menunjang kegiatan operasional perusahaan itu maka dibutuhkan server yang dapat beroperasi 12X24 jam mulai dari pukul 07.00 hingga pukul 19.00. Dan harus diingat komputer server harus sangatlah modern dikarenakan jika 10 menit saja server mati, maka berapa banyak kerugian yang kita dapat karena tidak dapat mengedarkan ke masyarakat luas.
Untuk itu penulis sudah menyiapkan suatu server yang dapat membantu kegiatan operasional perusahaan tersebut untuk mencetak dan mengedarkan yang akan dilakukan PT. Saber Magazine.
Penulis dan kepala IT PT. Saber Magazine sudah memutuskan untuk memilih server dengan merek IBM System X3300M4-B2A dikarenakan produknya sudah terbukti bagus dan sudah hampir dipakai di berbagai belahan dunia.
Berikut ini spesifikasi perangkat keras server merek IBM System X3300M4-B2A:
·         Intel Xeon Processor E5-2407 (10M Cache, 2.20 GHz, 6.40 GT/s Intel® QPI)
·         4 GB DDR3-8500 ECC 1066 MHz
·         Integrated Matrox G200e 8 MB
·         Integrated Two Gigabit Ethernet (10/100/1000 Mbps) ports
·         Monitor LED 21
·         Logitech Keyboard
·         Logitech Mouse

1.3.2 Spesifikasi Perangkat Keras Untuk Client
Perangkat keras client merupakan perangkat keras (hardware) yang digunakan oleh pengguna / karyawan yang bertugas untuk melakukan pekerjaannya di PT. Saber Magazine yang nantinya tugasnya adalah melihat majalah yang sudah jadi atau memeriksa kesalahan yang ada.
Penulis dan kepala IT PT. Saber Magazine sudah memutuskan untuk menggunakan komputer berbasis dekstop. Untuk merek dari komputer client PT. Saber Magazine, penulis dan kepala IT PT. Saber Magazine telah memutuskan untuk menggunakan merek DELL sebagai komputer client di PT. Saber Magazine. Karena menurut penelusuran kami komputer merek seperti DELL ini bisa membantu kerja di PT. Saber Magazine.

Berikut ini spesifikasi perangkat keras client merek DELL Inspiron One 2330 (Core i5-3330S) :
·         System Operation Windows 8
·         Intel® Core™ i5-3330s Processor (3 GHz, Cache 6MB)
·         6 GB (1x2/1x4GB) DDR3 PC-10600 
·         AMD Radeon HD7650A 
·         1TB Serial ATA, 7200RPM
·         DVD±RW
·         Wireless keyboard
·         Wireless mouse
·         23" LED 




1.4.1 Spesifikasi Perangkat Lunak Untuk Server
Dalam hal perangkat lunak (software) penulis akan membagi menjadi 2 kategori yaitu perangkat lunak wajib dan perangkat lunak tidak wajib. Yang dimaksud penulis perangkat lunak wajib adalah perangkat lunak yang harus terinstall demi mendukungnya kinerja PT. Saber Magazine dan perangkat lunak tidak wajib merupakan fitur keamanan untuk menjaga keamanan dari web server tersebut.

Berikut ini perangkat lunak wajib yang akan diinstall pada server :
·         Operating System Microsoft Windows Server 2003
·         Apache HTTP Web Server
·         WampServer 2, meliputi :
§  Apache 2.2.21
§  XDC 1,5
§  PHP 5.3.8
§  PHPMyAdmin 3.4.5
§  MySql 5.5.16
§  Xdebug 2.1.2
§  WebGrind1.0
§  SQLBuddy 1.3.3
·         Adobe Reader XI

Berikut ini perangkat lunak tidak wajib yang akan diinstall pada server :
·         Anti virus Symantec Endpoint Protection
·         Winzip versi 9

1.4.2 Spesifikasi Perangkat Lunak Untuk Client
Perangkat lunak untuk client sangatlah berguna untuk menunjang pekerjaan karyawan disini. Disini penulis merencanakan untuk memberi perangkat lunak (software) bagi komputer client supaya pekerjaan mereka setiap hari berjalan dengan lancar.
Disini penulis juga membaginya kedalam 2 kategori, yaitu kategori software wajib dan software tidak wajib. Yang dimaksud dengan software wajib adalah software yang harus ada di komputer client. Dan software tidak wajib adalah pendukung atau hanya keamanan saja dari komputer dekstop client.

Berikut ini perangkat lunak wajib yang akan diinstall pada komputer client:
·         OS Windows 7 Profesional x64
·         Google Chrome
·         Mozilla Firefox
·         Internet Explorer 10
·         Adobe Reader VXI
·         Microsoft Office 2013
·         Corel Video Studio
·         Adobe Photoshop

Berikut ini perangkat lunak tidak wajib yang akan diinstall pada komputer client:
·         Antivirus Symantec Endpoint Protection
·         WinRAR/WinZIP
·         VLC media player / Media Classic Player

1.5 Spesifikasi Jaringan (Networking)
Setelah penulis dan teknisi jaringan PT. Saber Magazine telah selesai memilih perangkat keras dan perangkat lunak untuk server dan client saatnya penulis, desainer jaringan, teknisi jaringan, dan kepala IT akan merencanakan konsep jaringan yang akan dibuatnya.
Penulis membenarkan bahwa jaringan pada PT. Saber Magazine sangatlah penting karena sebagian besar operasional PT. Saber Magazine menggunakan internet.
Penulis, desainer jaringan, teknisi jaringan, dan kepala IT merencanakan menghubungkan 3 divisi menjadi satu yaitu Divisi Pencetakan, Divisi Pengedaran, Divisi Pengeditan yang akan dihubungkan melalui sebuah Switch diteruskan ke Router dan menuju ke server. Pada gambar tersebut dapat dilihat bahwa terdapat :
1.      Divisi Pencetakan yang memiliki 3 komputer dan 2 buah printer
2.      Divisi Pengedaran yang memiliki 4 komputer dan 1 buah printer
3.      Divisi Pengeditan yang memiliki 5 komputer dan 2 buah printer

Penulis, desainer jaringan, teknisi jaringan, dan kepala IT tidak terlalu banyak batasan akan hubungan di perusahaan Saber Magazine ini.

1.6 Topologi Jaringan PT. Saber Magazine
Berikut ini merupakan rencana / konsep jaringan yang akan penulis dan tim buat untuk PT. Saber Magazine :


1.7 Evaluasi Sistem
Setelah implementasi yang telah penulis lakukan maka penulis merasa sangat perlunya untuk melakukan evaluasi apakah sistem yang telah penulis dan tim PT. Saber Magazine ini sudah memenuhi atau belum kriteria jaringan Web Server.
Evaluasi dilakukan dengan cara mendatangkan beberapa orang IT / yang tahu tentang server ke PT. Saber Magazine untuk melakukan percobaan sistem jaringan dan membuat pertanyaan untuk karyawan PT. Saber Magazine apakah sistem yang penulis dan tim buat sudah dapat memenuhi untuk operasional karyawan di PT. Saber Magazine.



Yaudahlah segitu dulu kali ya. Kalo ada yang salah atau apa silahkan dikritik, namanya juga orang belajar pasti ada salahnya kan.



 



Minggu, 09 Februari 2014

Pengertian dan Fungsi Open Systems Interconnect Layer (OSI)

Pengertian OSI

OSI adalah standar komunikasi yang diterapkan di dalam jaringan komputer. Standar itulah yang menyebabkan seluruh alat komunikasi dapat saling berkomunikasi melalui jaringan. Post ini membahas tentang pengertian dan fungsi layer OSI.

 Dahulu ketika OSI belum digunakan, perangkat komunikasi yang berasal dari vendor berbeda tidak dapat saling berkomunikasi. Alat komunikasi yang diciptakan oleh IBM tidak dapat berkomunikasi dengan vendor lain. Sehingga dibentuklah standard OSI.
pengertian dan fungsi layer osi  

Pengertian dan Fungsi Layer OSI

OSI yang merupakan singkatan dari Open Systems Interconnect memiliki tujuh buah layer yang dirinci sebagai berikut:
  1. Application Layer
  2. Presentation Layer
  3. Session Layer
  4. Transport Layer
  5. Network Layer
  6. Data Link Layer
  7. Physical Layer 

Penjelasan Pada Masing - Masing Layer

Berikut ini adalah penjelasan dari fungsi masing-masing layer OSI yang telah disebutkan di atas :

Physical Layer

Physical layer adalah layer OSI yang terletak di paling bawah. Physical layer bertugas mendefinisikan media transmisi jaringan ke media fisik serta membawa sinyal ke layer yang lebih tinggi.
Phyical layer memberikan hal berikut:
  1. Data encoding (bagaimana merepresentasikan binari 1, menerima dan mengelola bit)
  2. Physical medium attachment (mengakomodasi kemungkinan dalam berkomunikasi dengan media tertentu)
  3. Transmission technique (transmisi digital atau analog)
  4. Physical medium transmission (mentransmisikan bits sebagai electrical atau optical signal ke media fisik)

Data Link Layer

Layer kedua dari 7 layer OSI adalah data link layer. Layer ini bertugas untuk mengaktifkan dan mengakhiri link logical di antara dua node.
Selain itu Data link layer juga bertugas mengontrol frame dan memanage akses dari media tertentu, misalnya apakah suatu node memiliki hak untuk menggunakan media fisik.

Network Layer

Network layer bertugas untuk melakukan kontrol terhadap pengalamatan subnet. Network layer juga yang memutuskan path mana yang harus digunakan sesuai keadaan jaringan, prioritas layanan, dan faktor-faktor lain.
Selain itu Network layer juga melakukan frame fragmentation, logical-physical address mapping, dan penghitungan penggunaan subnet.

Transport Layer

Transport layer bertugas untuk memastikan pesan yang dikirim bebas dari error. Sesuai namanya, transport layer yang mengelola ketika ada pesan yang hendak dikirim di dalam suatu jaringan.
Transport layer melakukan hal berikut:
  1. Message segmentation (memecah pesan menjadi bagian-bagian kecil).
  2. Message acknowledgement (memberikan pengiriman pesan yang reliable).
  3. Message traffic control.
  4. Session multiplexing.

Session Layer

Session layer bertugas menetapkan dan mengakhiri session (sesi) di antara dua host yang sedang berkomunikasi. Tugas Session layer:
  1. Session establishment, maintenance, and termination.
  2. Session support (memberikan security, logging, dsb).

Presentation Layer

Presentation layer bertuhas untuk menyajikan data kepada Application layer. Presentation layer ini ibarat sebagai translator dari sebuah jaringan.
Presentation layer bertugas untuk melakukan:
  1. Character code translation (misalnya ASCII ke EBCDIC).
  2. Data conversion: (bit order, CR-CR/LF, integer-floating point, dsb).
  3. Data compression: mengurangi jumlah bit yang harus ditransmisikan ke jaringan.
  4. Data encryption: encrypt data untuk keamanan (misalnya password encryption).

Application Layer

Application layer berfungsi sebagai interface untuk user dan proses aplikasi untuk mengakses layanan jaringan.
Fungsi yang diberikan di Application layer di antaranya:
  1. Resource sharing and device redirection.
  2. Remote file access.
  3. Remote printer access.
  4. Inter-process communication.
  5. Network management.
  6. Directory services.
  7. Electronic messaging (such as mail).
  8. Network virtual terminals.

Source : http://azuharu.net/jaringan/pengertian-dan-fungsi-open-systems-interconnect-layer-osi/

 

Senin, 30 September 2013

Pengertian File System Dan Kelebihan Dan Kekurangan

1. FAT16 (File Allocation Table)

FAT16 dikenalkan oleh MS-DOS pada tahun 1981. Awalnya, Sistem ini di design untuk mengatur file di floopy drive dan mengalami beberapa kali perubahan sehingga digunakan untuk mengatur file di harddisk. FAT16 adalah sistem berkas yang menggunakan unit alokasi yang memiliki batas hingga 16-bit, sehingga dapat menyimpan hingga 216 unit alokasi (65536 buah). Sistem berkas ini memiliki batas kapasitas hingga ukuran 4 Gigabyte saja. Ukuran unit alokasi yang digunakan oleh FAT16 bergantung pada kapasitas partisi yang akan hendak diformat.

Kelebihan :

FAT16 adalah sebuah file system yang kompatibel hampir di semua Operating System baik itu Windows 95/98/me, OS/2 , Linux dan bahkan Unix. 

Kekurangan : 


FAT16 mempunyai kapasitas tetap jumlah cluster dalam partisi, jadi semakin besar Harddisk maka ukuran cluster akan semakin besar, artinya file sekecil apapun tetap akan memakan 32Kb dari harddisk. Hal jelek lain adalah FAT16 tidak mendukung kompresi, enkripsi dan kontrol akses dalam partisi. FAT16 adalah sistem berkas yang menggunakan unit alokasi yang memiliki batas hingga 16-bit, sehingga dapat menyimpan hingga 216 unit alokasi (65536 buah). Sistem berkas ini memiliki batas kapasitas hingga ukuran 4 Gigabyte saja disamping itu ukuran unit alokasi yang digunakan oleh FAT16 bergantung pada kapasitas partisi yang hendak diformat misalnya jika ukuran partisi kurang dari 16 Megabyte, maka Windows akan menggunakan sistem berkas FAT12, dan jika ukuran partisi lebih besar dari 16 Megabyte, maka Windows akan menggunakan sistem berkas FAT16.

2. FAT32

FAT32 mulai di kenal pada tahun 1976 dan digunakan pada sistem operasi Windows 95 SP2, dan merupakan pengembangan lanjutan dari FAT16. Karena menggunakan tabel alokasi berkas yang besar (32-bit), FAT32 secara teoritis mampu mengalamati hingga 232 unit alokasi (4294967296 buah). Meskipun demikian, dalam implementasinya, jumlah unit alokasi yang dapat dialamati oleh FAT32 adalah 228 (268435456 buah).

Kelebihan : 

FAT32 menawarkan kemampuan menampung jumlat cluster yang lebih besar dalam partisi. Selain itu juga mengembangkan kemampuan harddisk menjadi lebih baik dibanding FAT16. 

Kelemahan : 

Namun FAT32 memiliki kelemahan yang tidak di miliki FAT16 yaitu terbatasnya Operating System yang bisa mengenal FAT32. Tidak seperti FAT16 yang bisa dikenal oleh hampir semua Operating System, namun itu bukan masalah apabila anda menjalankan FAT32 di Windows Xp karena Windows Xp tidak peduli file sistem apa yang di gunakan pada partisi. File system FAT32 juga tidak mampu menampung single file berukuran 4gb atau lebih. Tidak hanya itu, beberapa orang berpendapat bahwa filesistem FAT32 ini lebih mudah terfragmentasi dibanding NTFS, jika fragmentasi meningkat, tentu performa akan turun.

3. NTFS (New Technology File System) 

NTFS di kenalkan pertama pada Windows NT dan merupakan file system yang sangat berbeda di banding teknologi FAT. NTFS atau New Technology File System1, merupakan sebuah sistem berkas yang dibekalkan oleh Microsoft dalam keluarga sistem operasi Windows NT, yang terdiri dari Windows NT 3.x (NT 3.1, NT 3.50, NT 3.51), Windows NT 4.x (NT 4.0 dengan semua service pack), Windows NT 5.x (Windows 2000, Windows XP, dan Windows Server 2003), serta Windows NT 6.x (Windows Vista, Windows 7). NTFS bekerja berdasarkan prinsip BTree dan menggunakan Full Indexing. Karena itu pula fragmentation dapat ditekan seminimal mungkin. Kemudian, setiap file pada NTFS memiliki checksum, yang memungkinkan file tersebut diperbaiki secara sempurna bila suatu saat NTFS tersebut bermasalah.

Kelebihan : 

NTFS menawarkan security yang jauh lebih baik , kompresi file , cluster dan bahkan support enkripsi data. NTFS merupakan file system standar untuk Windows Xp dan apabila anda melakukan upgrade Windows biasa anda akan di tanyakan apakah ingin mengupgrade ke NTFS atau tetap menggunakan FAT. NTFS juga memiliki fitur untuk menampung lebih dari satu buah ruangan data dalam sebuah berkas. Fitur ini disebut dengan Alternate Data Stream.

Kelemahan : 

Kekurangan NTFS yang sering dibicarakan adalah kompatibilitas terhadap software atau operating sistem lawas seperti win 9x dan ME. Sistem operasi lama milik microsoft ini tidak mampu membaca file system NTFS. Selain itu, beberapa orang menilai bahwa file system NTFS ini tidak universal, karena OS selain microsoft tidak mampu melakukan read-write pada partisi NTFS, namun hal ini sudah terselesaikan. Ada yang berpendapat bahwa partisi berfile sistem NTFS akan susah diperbaiki jika terjadi masalah, Saat ini file sistem NTFS sudah cukup populer, sehingga muncul
tool-tool recovery yang mendukung recovery data dan perbaikan partisi berfile sistem NTFS.

4. EXT 2

EXT2 merupakan jenis file system yang ampuh di sistem operasi linux. EXT2 juga merupakan salah satu file system yang paling ampuh dan menjadi dasar dari segala distribusi linux. Pada EXT 2 file system, file data disimpan sebagai data blok. Data blok ini mempunyai panjang yang sama dan meskipun panjangnya bervariasi diantara EXT2 file system, besar blok tersebut ditentukan pada saat file system dibuat dengan perintah mk2fs.

Kelebihan :

EXT2 merupakan tipe file system yang paling tua yang masih ada. Akronim dari EXT2 adalah second file system. Pertama kali dikenalkan pada tahun 1993. Menyimpan data secara hirarki standar yang banyak digunakan oleh sistem operasi. Maksimum ukuran file yang didukung oleh EXT2 adalah 2 Terabyte, dan volumenya bisa mencapai 4 Tb. Nama file bisa mencapai 255 karakter. Juga mendukung file system linux user, groups, dan permision (POSIX) dan juga mendukung kompresi file.

Kelemahan : 

Ketika Shut down secara mendadak membutuhkan waktu yang tidak sebentar untuk recover kembali. Untuk melakukan clean up file system, biasanya EXT2 secara otomatis akan menjalankan utility e2fsck pada saat booting selanjutnya. Utility ini mencoba memperbaiki masalah yang kemungkinan terjadi ketika sistem di matikan secara mendadak.

5. EXT3

EXT3 merupakan peningkatan dari EXT2 file system dan EXT3 merupakan pengembangan dari EXT2.

Kelebihan : 

•Setelah kegagalan sumber daya, "unclean shutdown", atau kerusakan sistem, EXT2 file sistem harus melalui proses pengecekan dengan program e2fsck. Proses ini dapat membuang waktu sehingga proses booting menjadi sangat lama, khususnya untuk disk besar yang mengandung banyak sekali data. Dalam proses ini, semua data tidak dapat diakses.

•Integritas data, EXT3 menjamin adanya integritas data setelah terjadi kerusakan atau "unclean shutdown". EXT3 memungkinkan kita memilih jenis dan tipe proteksi dari data.

•Kecepatan menulis data lebih dari sekali, EXT3 mempunyai throughput yang lebih besar daripada EXT2 karena EXT3 memaksimalkan pergerakan head hard disk. Kita bisa memilih tiga jurnal mode untuk memaksimalkan kecepatan, tetapi integritas data tidak terjamin.

•Mudah dilakukan migrasi, Kita dapat berpindah dari EXT2 ke sistem EXT3 tanpa melakukan format ulang.

Kelemahan : 

Sejak EXT3 bertujuan untuk menjadi kompatibel dengan EXT2 sebelumnya, banyak struktur on-disk mirip dengan EXT2. Karena itu, EXT3 tidak memiliki beberapa fitur desain yang lebih baru, seperti luasan, alokasi dinamis inode, dan suballocation blok Ada batas-direktori 31.998 per satu sub direktori., Berasal dari batas atas 32.000 link per inode. EXT3, seperti filesystem Linux terbaru, tidak dapat fsck-ed sementara filesystem dipasang untuk menulis. 

6. EXT4

File system EXT4 yang biasa digunakan linux merupakan file system ke empat yang dikembangkan sebagai penerus EXT3.

Kelebihan: 


Performance yang lebih baik dan peningkatan kemampuan. Filesystem EXT4 juga meningkatkan daya tampung maksimal file system ke 1 exabyte dan mengurangi wktu yang diperlukan untuk melakukan pengecekan hardisk (fsck yang mana pada Filesystem EXT3, setiap 20 30 kali mount). File system EXT4 memiliki keunggulan performance yang significant dalam menulis dan membaca file berukuran besar.

Kelemahan :

Penundaan alokasi dan potensi kehilangan data. Karena alokasi penundaan tersebut telah mangandalkan programmer dengan EXT3, fitur tersebut menimbulkan beberapa resiko kehilangan data tambahan dalam kasus dimana sistem crash atau kehilangan daya sebelum data ditulis ke harddisk.

7. JFS (Journal File System)

Journal File System atau JFS adalah 64-bit file system journal yang dibuat oleh IBM . Ini tersedia sebagai perangkat lunak bebas di bawah ketentuan GNU General Public License (GPL). JFS adalah system file journaling, JFS memiliki kemampuan yang cepat dan handal, dengan kinerja yang baik secara konsisten dalam berbagai jenis beban, bertentangan dengan file system lain yang tampak nya lebih baik dalam pola penggunaan khusus, misalnya dengan file kecil atau besar. 

8. Reiser FS

Dirancang oleh Hans Reiser dan diperkenalkan dalam versi 2.4.1 dari kernel Linux, merupakan sistem file pertama journal untuk disertakan di kernel standar. ReiserFS adalah file default sistem di Yoper Elive, Xandros, Linspire, GoboLinux, dan distribusi Linux.

Kelebihan : 

Secara umum mempunyai kinerja yang lebih tinggi di semua ukuran file (file size). Mengurangi ruang harddisk yang terbuang percuma, tidak ada alokasi inode yang statik, file-file yang kecil di paket bersama dengan file kecil yang lain. Kinerja yang lebih tinggi untuk direktori yang banyak (contohnya direktori queue qmail dan web cache squid).

Kelemahan : 

Belum sempurna jika dipasang di partisi / atau /boot (karena LILO - Linux Loader tidak sepenuhnya mendukung file system ini) dan yang kedua adalah belum mendukung 
sistem quota user.

Sekian dan Terima Kasih :)